IndonesianEnglishChinese Language is not yet available


Ditemukan Bahan Baku Alternatif untuk Produk Kertas
Thursday, January 01, 2009

Rumput laut jenis alga merah dapat digunakan sebagai bahan baku anternatif
penganti bahan baku kayu untuk produk kertas. Bahan baku anternatif ini
lebih efisien dibanding kayu, karena mudah dikembangkan di Indonesia dan
masa panennya relatif singkat yakni 70 hari.

Penelitian
Dirjen Perikanan Budidaya Departemen Kelautan dan Perikanan Made L
Nurdjana mengatakan, bahan baku altertif untuk pembuatan kertas itu
ditemukan oleh Dr Grevo G Gerung, peneliti dari Universitas Sam Ratulangi,
Manado, Sulawesi Utara.Berdasarkan, hasil penelitiannya, kata Made, rumput
laut jenis alga merah sangat cocok untuk bahan baku pembuatan kertas dan
dinilai lebih efisien dibandingkan dengan mengguanakan bahan baku kayu.
Selain itu, lanjutnya, alga merah juga mudah dikembangkan di Indonesia dan
masa panennya relatif singkat, yakni hanya membutuhkan waktu 70 hari.

Budidaya & Pengelolaan
Disamping itu, pembudidayaannya juga relatif gampang. "Habitat alga merah
di air jernis dan berarus kuat. Dan ini banyak ditemua di perairan
Indonesia, seperti pantai selatan jawa dan Lombok," ungkap Made.Cara
pengolahannya pun, juga relatif mudah. Selain itu, sisa olahannyapun
sangat aman dan ramah lingkungan. Bahkan masih bisa dioleh menjadi
bioenergi berupa alcohol. "Bahan baku dari alga merah ini memiliki serat
yang lebih halus dan homogen sehingga menghasilkan kualitas kertas yang
lebih baik dibandingkan bahan baku dari kayu," tambahnya.Bahan baku untuk
kertas tersebut, kata dia, telah diujicoba pembudidayaannya di Bali. Dan
selanjutnya akan dikembangkan dikawasan Lombok Barat, Lombok Tengah dan
Sumbawa Barat.

Prospek
Melihat prospek yang sangat cerah tersebut, investor dari Korea telah
menyatakan komitmennya untuk menginvestasikan dananya sebesar US$9.000
untuk pengembangan atau budidaya alga merah. "Pada awal tahun depan
investor itu akan datang lagi ke Indonesia untuk membicarakan lebih lanjut
tentang prosesing alga merah ini menjadi bubur kertas," jelas Made.
(Pani/OL-04).

Penulis: Dwi Tupani
Disadur dari: www.kertasgrafis.com

<< Kembali ke daftar berita & kegiatan